Langsung ke konten utama

Postingan

KONSUMSI CABAI di SULAWESI UTARA

Sulut Makan 6 Ton Rica per Hari   *Rata-rata Konsumsi per Bulan 2.000 Ton *Rica Gorontalo Kuasai Pasar Sulawesi Utara ANGKA konsumsi cabai (rica) di Sulut luar biasa besar. Dibanding daerah lain di Indonesia, Sulut berada di urutan pertama. Berdasar data Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) Sulut, kebutuhan cabai per bulan di Sulut, 1.500-2.000 ton per bulan. Hitungan kasar, Masyarakat Sulut, makan rica 6.66 ton per hari. FOTO: Penjual Cabai di Pasar Bersehati_budisusilo "Cabai rawit ini sebagian dari lokal dan sebagian lagi dari luar Sulut. Ini terlihat bahwa cabe rawit sangat dibutuhkan masyarakat," kata Kepala Disperindag Sulut, Sanny Parengkuan, Kamis (19/4/2012). Cabai rawit sebagai komoditas bebas. Penjualannya bebas antarkota di Indonesia. Tingginya kebutuhan yang tak diimbangi produksi lokal membuat harga fluktuatif. Tak heran, cuma di Sulut, cabai menjadi salah satu penentu inflasi daerah. "Harga yang berfluktuatif karena pengaruh cuaca dan...

JEJARING SOSIAL BUATAN INDONESIA

Bacary, Situs Jejaring Sosial ala Indonesia KEHADIRAN jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter di tanah air telah mendapat respon positif, seolah telah menjadi pelengkap kebutuhan hidup, keberhasilan inilah yang membuat pemuda Indonesia asal daerah Kota Bitung membuat jejaring sosial buatan dalam negeri, situs jejaring sosial ini bernama www.bacary.com. Tampilan halaman masuk www.bacary.com Hampir serupa dengan facebook, situs bacary produk asli Indonesia ini merupakan terobosan inovasi-inovasi yang sangat berbeda dengan facebook , atau pun twitter , bahkan tagged , alasannya menurut sang kreator bacary, Roger Wenas, jejaring sosialnya ditambahkan fitur intertaiment dan info bisnis. "Cari teman, diskusi dan berbagi cerita, dengar musik, foto dan promosi berbagai hal," urainya, Kamis (19/4/2012). Pria asal Kota Bitung ini menuturkan, bacary diharapkan jadi terobosan untuk semangat, bahwa Indonesia pun bisa berbicara dalam dunia teknologi informasi, agar setiap g...

TEBAR BACA Man Jadda Wajada

                                                                                                                                                                       ...

PASAR CEMASKAN EFEK DOMINO BBM NAIK

Pasar Cemaskan  Efek Domino BBM Naik DAMPAK psikologis mulai terasa, meski pemerintah baru akan menaikkan BBM per 1 April. Bank Indonesia (BI) Manado memperkirakan Manado akan terjadi inflasi 0,64 persen secara month to month (mtm) dan 0,47 persen secara year on year (yoy). SPBU di Manado_budisusilo "Tekanan inflasi diperkirakan berasal di volatile foods karena belum normalnya pasokan bahan pangan serta memburuknya expectation (harapan) inflasi," kata Peneliti Ekonomi Madya BI Manado, Eko Siswantoro, di Ruang Kerjanya, Kamis (15/3/2012). Berdasarkan hasil survei konsumen yang dilakukan BI Manado, lanjut Siswantoro, ekspektasi masyarakat Sulut terhadap tingkat harga tiga bulan dan enam bulan ke depan terbilang masih cukup tinggi. Hal ini terlihat indeks ekspektasi konsumen terhadap tingkat harga tiga bulan dan enam bulan, yakni sebesar 190,5 dan 186,5. "Ini karena dampak kenaikan BBM subsidi dan konversi elpiji serta TDL (tarif dasar listrik). Survei ini didorong de...

PETANI MAKIN TERJEPIT

Petani Makin Terjepit  Pupuk Urea Langka Petani sejumlah daerah di Sulawesi Utara (Sulut) mengeluh kelangkaan pupuk urea bersubsidi. Gara-gara kesulitan mendapatkan pupuk, pernghasilan mereka menurun, bahkan ada yang mengaku mulai rugi. Kelangkaan pupuk bersubsidi di pasaran dikhawatirkan bisa mengancam target swasembada pangan dari Pemprov Sulut dan sejumlah pemda. Seperti diutarakan perwakilan petani di Kabupaten Mitra. Sudah beberapa bulan terakhir petani kesulitan mendapatkan pupuk. "Sejak Januari sudah langka pupuk urea," ujar Viny Ngantung, penyuluh pertanian di Kecamatan Tombatu Timur. FOTO: Pedagang sayur-mayur dari hasil kebun petani di Kota Manado_budisusilo  Kalaupun ditemukan pupuk urea di pasaran, harganya melonjak hampir 50 persen dari harga eceran tertinggi (HET). "Biasanya urea dijual sekitar Rp 80 ribu per 50 kilogram (kg), sekarang Rp 110 ribu atau naiknya hampir separuh," katanya. Lebih memberatkan para petani tidak dilayani pembelian pupuk u...

TEBAR BACA BUKU TEKNOLOGI

Buku Mengenal Hardware-Software dan Pengelolaan Instalasi Komputer  serta Buku 120 Tip dan Trik Menguasai Excel 2007 Perjalanan tahun 2012 belum panjang, masih masuk di Maret program TEBAR BACA Jongfajar Klub tetap dijalankan walau terjal berliku, banyak hambatan. Tapi meski begitu, seolah ganjalan tersebut tak berlaku bagi Nixon Worotikan dan Dwi Pujakusuma. FOTO: Jongers Relakan Bukunya ke Publik Kedua orang ini coba merelakan buku bacaannya untuk diberikan ke khalayak umum, seluruh warga masyarakat. Masing-masing buku itu adalah Mengenal Hardware-Software dan Pengelolaan Instalasi Komputer persembahan dari Nixon Worotikan. Pria kelahiran Manado ini berikan bukunya dalam program TEBAR BACA. Berikut kilasan singkat bukunya Mengenal Hardware-Software dan Pengelolaan Instalasi Komputer, antara lain membahas berbagai hal teknologi informasi, memberikan pemahaman mendasar bagaimana manusia memanfaatkan teknologi informasi demi kepenuhan hidupmnya. Lebihnya lagi, di buku yang cover-...

ELPIJI BELUM AMAN

Elpiji Belum Aman Pertamina Perpanjang Subsidi Minyak Tanah Masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) mulai merasakan keuntungan konversi minyak tanah (mitan) ke gas, meski di awal peluncuran program sempat kontroversi. Indikasinya, ketergantungan mitan mulai berkurang seiring perburuan warga terhadap elpiji. SAYANG berpalingnya masyarakat ke elpiji belum didukung upaya serius PT Pertamina, selaku regulator tunggal. Lemahnya infrastruktur menyebabkan kelangkaan elpiji di mana-mana. Rakyat kembali berteriak. Ibu rumah tangga mengeluh elpiji langka. Kalau pun ada harga melonjak hingga Rp 25 ribu per tabung isi ulang 3 kilogram. Padahal sesuai ketetapan pemerintah ada pada kisaran Rp 15 ribu. FOTO: Antrian panjang minyak tanah di Pall Dua_budisusilo Bagian Gas Elpiji Pertamina Manado mengakui kekosongan stok akibat adanya cuaca buruk. Hal ini menyebabkan beberapa daerah konversi gas mengalami kekosongan suplai epliji. "Sebenarnya dengan adanya beberapa sarana fasilitas saat ini sudah bisa...